Aksara Jawa Nama dan Cara Menulisnya

Alat aksara jawa nama di halaman ini mengubah nama Latin menjadi aksara Jawa dalam hitungan detik. Anda cukup mengetik nama lengkap, lalu hasil untuk nama aksara jawa muncul bersama penjelasan tiap kata. Karena itu, alat aksara jawa nama cocok untuk nama sendiri, nama anak, nama usaha, dan nama tempat.

Alat Aksara Jawa Nama

Gratis dan tanpa aplikasi untuk translate nama ke aksara jawa

Dalam Mode aksen, huruf e biasa berarti pepet, sedangkan é berarti taling. Di luar mode ini, alat mencoba menafsirkan bunyi e dari kata yang diketik.

Hasil aksara Jawa

Ketuk satu contoh aksara jawa untuk nama orang untuk memuatnya ke alat dan melihat penjelasannya di Bedah Nama. Hasil dan penjelasannya muncul di bawah alat.

Bedah Nama

Ketik nama di atas untuk melihat penjelasan tiap kata. Penjelasan tiap kata muncul setelah Anda mengetik nama.

Ini adalah alat transliterasi tulisan, bukan penerjemah arti kata. Hasil untuk bunyi yang ambigu sebaiknya diperiksa kembali.

Empat aturan menulis nama

Menulis nama dalam aksara Jawa memakai empat aturan dasar yang saling melengkapi. Aturan pertama adalah huruf nglegena, yaitu dua puluh huruf dasar yang masing masing membawa bunyi a.

Karena setiap huruf dasar membawa bunyi a, bunyi vokal lain ditulis dengan sandhangan aksara jawa. Sandhangan mengubah bunyi a menjadi i, u, e, atau o, dan sandhangan panyigeg mematikan bunyi konsonan.

Aturan ketiga adalah pasangan aksara jawa, yang menyambung konsonan mati di tengah kata dengan suku kata berikutnya. Dengan pasangan, kata yang konsonannya mati tidak perlu ditulis terputus, melainkan tersambung rapi.

Aturan keempat adalah aksara jawa murda, yaitu bentuk khusus untuk nama, gelar, tempat, dan lembaga yang dihormati. Alat aksara jawa nama di atas menerapkan keempat aturan ini sekaligus untuk aksara jawa nama orang, lalu menjelaskan pilihan murdanya.

Cara kerja pindai murda

Pindai murda bekerja per kata, bukan per nama secara keseluruhan. Untuk tiap kata, alat memindai suku kata dari depan ke belakang dan berhenti pada suku kata pertama yang bisa dimurda.

Suku kata bisa dimurda bila huruf dasarnya termasuk delapan bentuk murda dan suku kata itu tidak dimatikan. Karena itu, bila suku kata pertama tidak punya bentuk murda, pindai bergerak ke suku kata berikutnya.

Bila tidak ada suku kata yang bisa dimurda, kata itu ditulis tanpa murda dan Bedah Nama menjelaskan alasannya. Dengan cara ini, alat aksara jawa nama tidak lagi hanya memurda suku kata pertama seperti konverter umum.

Contoh pindai aksara jawa nama pada kata jaka dari suku kata ja ke ka murdaꦗja, tanpa murdaꦑka, murdaꦗꦑhasil pindai jaka
KataPindai berhenti diHasil alatAlasan singkat
JakakaꦗꦑJa tidak punya murda, ka punya murda.
Rismaharininiꦫꦶꦱ꧀ꦩꦲꦫꦶꦟꦶSuku kata sebelum ni tidak punya murda atau dimatikan.
Indonesianeꦆꦤ꧀ꦢꦺꦴꦟꦺꦱꦶꦲN pada suku kata awal dimatikan, ne adalah suku kata murda pertama yang hidup.
MagelanggeꦩꦓꦺꦭꦁMa tidak punya murda, ge punya murda, tetapi bunyi e masih perlu diperiksa.
RakakaꦫꦑRa tidak punya murda, ka punya murda.
PranowopraꦦꦿꦤꦺꦴꦮꦺꦴPra memakai pa murda dengan cakra.

Setelah pindai memberi hasil awal, Anda bisa mengubah pilihan murda tiap kata. Pemilih di Bedah Nama hanya menawarkan suku kata yang bisa dimurda, jadi pilihan yang salah tidak bisa dibuat. Dengan pemilih ini, Anda tetap memegang kendali, sementara alat memberi titik awal yang bisa dipertanggungjawabkan.

Gelar dibaca huruf per huruf

Gelar singkatan bertitik dibaca huruf per huruf, bukan sebagai satu kata biasa. Karena itu, S.Pd tidak ditulis sebagai sa pa da, melainkan sebagai Es Pe Dhe. Hasilnya adalah ꦲꦺꦱ꧀ ꦥꦺ ꦝꦺ, dengan Pe sebagai nama huruf yang memakai taling.

Perhatikan perbedaan ini, karena alat umum yang mengetik Pe biasa akan memberi pepet, bukan taling. Kolom gelar di alat aksara jawa nama memakai nama huruf bertaling untuk gelar bertitik.

Namun, gelar yang dibaca sebagai kata, seperti Dr atau Ir, sebaiknya diketik di kolom nama, bukan kolom gelar. Dengan pemisahan ini, gelar bertitik dan gelar kata tidak tercampur dalam satu aturan.

Nama tanpa murda

Tidak semua nama mendapat murda, dan itu bukan kesalahan alat. Nama Jaka, Rama, Dewi, Raden, dan Mas adalah contoh nama yang pindainya tidak menemukan suku kata murda.

Pada nama seperti itu, huruf dasar yang tersedia tidak termasuk delapan bentuk murda. Karena itu, hasil yang benar adalah bentuk nglegena biasa, tanpa murda yang dipaksakan.

Nama asing juga sering tanpa murda, karena bunyinya memakai aksara swara atau aksara rekan. Untuk nama asing, Bedah Nama memberi tanda bunyi serapan agar Anda memeriksa pelafalannya.

Nama tempat dan papan nama

Alat ini juga berguna untuk nama tempat, nama jalan, nama kantor, dan nama toko. Di banyak daerah, aksara Jawa dipakai sebagai pendamping tulisan Latin pada papan nama.

Karena itu, hasil PNG dari alat ini bisa dipakai untuk undangan, profil, dan rancangan papan nama. Untuk papan nama, periksa kembali bentuk aksara nama di ukuran besar, karena pasangan dan sandhangan harus terbaca jelas. Contoh tempat seperti Jalan Malioboro bisa dicoba langsung, karena pindainya berhenti di suku kata bo.

Contoh hasil aksara jawa nama

Tabel berikut memuat nama nama aksara yang sudah diperiksa dengan alat di atas. Setiap contoh memuat tulisan aksara jawa nama dan alasan murdanya, jadi Anda bisa meniru polanya untuk nama lain.

NamaHasilAlasan
SitiꦯꦶꦠꦶSa murda dengan wulu, ta dengan wulu.
SurabayaꦯꦸꦫꦧꦪSu memakai sa murda dengan suku.
Budi Santosoꦨꦸꦢꦶ ꦯꦤ꧀ꦠꦺꦴꦱꦺꦴTiap kata dipindai sendiri, Budi memakai ba murda dan Santoso memakai sa murda.
Raden Mas Bayuꦫꦢꦺꦤ꧀ ꦩꦱ꧀ ꦨꦪꦸRaden dan Mas tanpa murda, Bayu memakai ba murda.
Sahputra Dimas Nugrahaꦯꦲ꧀ꦥꦸꦠꦿ ꦢꦶꦩꦱ꧀ ꦟꦸꦒꦿꦲSahputra memakai sa murda, Dimas tanpa murda, Nugraha memakai na murda.
Ahmad Fauziꦲꦲ꧀ꦩꦢ꧀ ꦥ꦳ꦲꦸꦗ꦳ꦶNama asing tanpa murda, dengan aksara rekan untuk bunyi f dan z.
Kevinꦑꦼꦥ꦳ꦶꦤ꧀Ka murda dengan pepet, dengan aksara rekan untuk bunyi v, periksa pelafalan nama asing ini.

Setelah melihat pola di tabel, cobalah nama Anda sendiri di alat di atas. Dengan membandingkan hasil Anda dan contoh di tabel, pola pindai akan terasa lebih mudah.

Batasan alat aksara jawa nama

Alat ini mengubah tulisan, bukan menerjemahkan arti nama menjadi bahasa lain. Karena itu, alat tidak memberi arti nama, dan nama yang sama bunyinya bisa punya arti yang berbeda. Bunyi e adalah batasan utama, karena e bisa berarti pepet atau taling tergantung pelafalan.

Untuk bunyi e, ketik ê untuk pepet dan é untuk taling, atau aktifkan Mode aksen. Contoh Magelang menunjukkan batasan ini, karena bentuk dengan pepet ditulis ꦩꦓꦼꦭꦁ bila e diketik sebagai ê.

Bunyi asing juga perlu diperiksa, karena huruf f, v, z, dan bunyi kh memakai aksara rekan. Alat aksara jawa nama tidak membaca foto, tidak mengunduh aplikasi, dan tidak memakai kamus nama.

Untuk nama ff aksara jawa, alat memberi bentuk aksara Jawanya, tetapi penerimaan bentuk itu di dalam gim tergantung gim yang dipakai. Dengan batasan yang jelas, hasil alat bisa dipakai dengan percaya diri dan tanpa janji yang berlebihan.

Latihan singkat aksara jawa nama

Cobalah tiga nama berikut di alat, lalu bandingkan hasil Anda dengan jawaban di bawah. Jawaban tiap latihan ada di bawah nama latihannya.

Latihan 1, nama Siti

Jawaban alat adalah ꦯꦶꦠꦶ, dengan sa murda pada suku kata pertama. Suku kata ti memakai ta biasa.

Latihan 2, nama Jaka

Jawaban alat adalah ꦗꦑ, dengan murda pada suku kata ka, bukan pada suku kata ja. Suku kata ja memakai ja biasa.

Latihan 3, nama Raden Mas Bayu

Jawaban alat adalah ꦫꦢꦺꦤ꧀ ꦩꦱ꧀ ꦨꦪꦸ, dengan murda hanya pada Bayu. Raden dan Mas ditulis tanpa murda.

Setelah tiga latihan ini, Anda sudah memegang pola pindai yang dipakai alat. Cobalah nama lain di alat untuk menguji pola yang sama.

Untuk belajar menulis nama dengan aksara jawa dari huruf dasar sampai kalimat, panduan menulis aksara Jawa adalah teman belajar yang tepat. Cara menulis nama dalam aksara jawa bisa dipelajari dari panduan itu.

Untuk aturan murda yang lengkap, panduan aksara murda menjelaskan delapan bentuk dan pasangannya. Panduan itu juga menjelaskan pasangan murda dan contoh namanya.

Pertanyaan umum tentang aksara jawa nama

Bagaimana cara menulis nama sendiri dalam aksara Jawa

Ketik nama lengkap Anda di alat aksara jawa nama, periksa pilihan murda di Bedah Nama, lalu salin hasilnya. Bedah Nama menunjukkan pilihan murda tiap kata.

Apa itu pindai murda pada alat ini

Pindai murda adalah pemindaian suku kata per kata untuk menemukan suku kata pertama yang bisa memakai bentuk murda dan tidak dimatikan. Pindai ini berjalan per kata, bukan per nama secara keseluruhan.

Mengapa nama saya tidak mendapat murda

Nama tanpa murda berarti tidak ada suku kata yang huruf dasarnya termasuk delapan bentuk murda, jadi bentuk nglegena biasa adalah hasil yang benar. Pemilih di Bedah Nama menunjukkan bila tidak ada pilihan murda yang tersedia.

Bagaimana cara menulis gelar S.Pd dalam aksara Jawa

Ketik S.Pd di kolom gelar, karena gelar bertitik dibaca huruf per huruf menjadi Es Pe Dhe dengan Pe bertaling. Kolom gelar memakai nama huruf bertaling untuk gelar bertitik.

Apakah alat ini menerjemahkan arti nama

Tidak, alat ini mengubah tulisan Latin menjadi aksara Jawa tanpa mengubah arti nama menjadi bahasa lain. Alat hanya mengubah bentuk tulisannya.

Bagaimana cara memeriksa bunyi e pada nama saya

Periksa pelafalan nama Anda, lalu ketik ê untuk pepet dan é untuk taling, atau aktifkan Mode aksen agar e biasa berarti pepet. Jika Anda tidak yakin, ketik nama dengan ê dan é secara bergantian dan bandingkan hasilnya.

Apakah hasil alat bisa diunduh sebagai gambar

Ya, tombol Unduh PNG menyimpan hasil nama sebagai gambar yang bisa dipakai untuk undangan, profil, dan rancangan papan nama. Hasil PNG memakai tanda air konverter yang sama seperti di beranda.

Apakah bentuk aksara Jawa bisa dipakai sebagai nama gim

Alat memberi bentuk aksara Jawanya, tetapi penerimaan bentuk itu di dalam gim tergantung gim yang dipakai, jadi periksa di dalam gim sebelum dipakai. Alat tidak menjanjikan penerimaan di gim tertentu.

Penutup

Menulis nama dalam aksara Jawa menjadi lebih mudah bila aturan dan pindainya dijelaskan per kata. Alat di halaman ini memberi tulisan nama aksara jawa, penjelasan, dan pilihan murda dalam satu tempat, termasuk untuk aksara jawa nama lengkap.

Untuk belajar lebih jauh, panduan aksara jawa lengkap memuat tabel huruf dan contoh yang lebih luas. Untuk kalimat umum, bukan hanya nama, konverter aksara Jawa di beranda tetap menjadi alat utama.

Referensi yang dipakai untuk aturan di halaman ini adalah Tata Tulis Kongres Aksara Jawa 2021, Wewaton Bab 3, dan bagan Unicode aksara Jawa. Jika menemukan hasil yang keliru, laporkan melalui halaman kontak agar hasil alat bisa terus diperbaiki.